Desainer Ria Miranda menggunakan AI untuk membuat pola desain hijab

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) telah merambah ke berbagai industri, termasuk retail. Desainer kenamaan Indonesia Ria Miranda juga menggunakan AI untuk membuat pola desain hijab untuk perayaan 10 tahun aktivitasnya di Indonesia. Di pameran 10 Langkah Miranda, ia juga menjual empat koleksi syal yang dirancang dengan AI.

Keempat koleksi ini memiliki pola yang tumpang tindih

dalam berbagai warna seperti putih, biru dan coklat. Jika pengunjung tertarik untuk mengoleksinya, bisa membelinya dengan harga Rp425 ribu. Di dunia fashion untuk pertama kalinya dalam satu dekade, Ria Miranda telah menggunakan teknologi AI untuk membuat desain. Hasil desain Ria Miranda juga merupakan pola pertama di Indonesia yang dirancang menggunakan teknologi AI.

Semua ini dimungkinkan berkat dukungan Microsoft Rinna.

Microsoft Rinna mengembangkan teknologi AI yang dilengkapi dengan berbagai algoritma desain. Uniknya, teknologi ini bisa memahami emosi dan desain. Oleh karena itu, setiap desain yang dibuat dengan teknologi ini tidak kehilangan sentuhan kreatifnya.

Apa manfaat membuat pola desain dengan teknologi AI?

Pengenalan teknologi AI di ritel juga berdampak positif. Mengerjakan sampel desain yang dulunya memakan waktu berhari-hari kini hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja. Menurut Ria Miranda, teknologi AI dapat mempermudah pekerjaan desainer.

Ria hanya perlu memasukkan beberapa kata kunci ke dalam sistem untuk membuat desain secara otomatis. Nantinya, kata kunci tersebut dibaca dan diterjemahkan oleh mesin AI, sehingga tercipta desain yang berbeda seputar kata kunci. Misalnya, Ria Miranda memasukkan kata kunci vintage, kebebasan, pemuda, dan lain-lain.

Namun, Ria tidak serta merta mengandalkan teknologi. Desain rekomendasi teknologi AI ini masih disesuaikan dengan gaya desain Ria. Karena itu, desain Ria tidak akan kehilangan sentuhan dan jiwa desainernya.

Meski dibuat dengan mesin, hasil desain ini tetap mencerminkan karakteristik sang desainer. Selidiki kalibrasi, Microsoft telah mempelajari ratusan seniman. Alhasil, hasil desain tetap otentik dan tidak akan menandingi desainer lain yang menggunakan teknologi ini.

Lihat Juga :

https://ruaitv.co.id/
https://cmaindonesia.id/
https://rakyatjakarta.id/
https://gramatic.id/
https://tementravel.id/
https://psyline.id/
https://cinemags.id/
https://imn.co.id/
https://bernas.co.id/
https://mt27.co.id/

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *